Sabar Berburu demi si double-Bi enampuluh

Posted in Uncategorized on 30 April 2013 by in's van ros
Banyak kisah pahit-getir perburuan yang mesti dilalui demi sepeda impian. Kebanyakan karena pemburu tidak sabar dengan impiannya jadi mendapatkan bongkar pasang, tambal sulam, tukar tambah sepeda akibat kekecewaan hasil buruannya yang tidak sesuai dengan impian.
Nah.., kisah pemburu yang satu ini lain daripada yang lain. Albert Hitijahubessy namanya, setia memimpikan sebuah fongers BB, sabar berburu, tahan tidak berburu yang lain, sampai impiannya terwujud.
Berikut penuturan kisahnya…..
Pemburu yang baik, hanya membutuhkan satu peluru untuk satu buah kepala macan. Tapi mereka membutuhkan waktu yg lama untuk menyusuri jejak sang macan, mereka bersabar dalam mencari sarang sang macan, bahkan mereka mencari posisi dan waktu yang tepat saat menembak sang macan ( anonim).
Penantian dan pencarian…
Dua kata itu yang saya lakukan dalam kurun waktu 14 tahun terakhir. Suatu masa panjang untuk melamun dan bermimpi menggowes Fongers BB60. Masa-masa perburuan yang melelahkan untuk memilikinya karena dihantui kegagalan dan frustasi mulai mendera. Betapa tidak, sebuah janji foto prawedding dengan Fongers BB 60 tidak terwujud karena gagal memperoleh property foto tersebut.
Kini masa masa perlamunan tersebut telah berakhir. Lewat lantaran sahabat-sahabat pecinta Fongers yang merekomendasikan sebuah jalan perburuan hingga impian saya terwujud. Sebuah Fongers BB 60 dengan frame number 36251 kini menghiasi hati dan keluarga saya. Suatu momentum kesejarahan karena inilah pertama kalinya saya membeli sepeda tua, yang benar-benar saya impikan, dan sepeda ini akan menjadi milik keluarga saya karena kami akan membuat foto after wedding bersama istri, anak dan tentunya Fongers BB60. sungguh sebuah penunaian janji  yang dinegoisasi ulang dengan lebih lengkap.
Berikut tampilan lebih detailnya dari fongers BB60 362-51
Fongers BB60 opsi rem tromol
Steer model Tromol
Ballhofd dengan mangkokan terpisah dari bodyframe
Pengunci Steer model putar
Tromol depan 36 SA dirral dan garpu dgn dudukan AS mulus khas type BB
Tromol SA type KB three speed dan model dudukan AS belakang umum ditemukan pada model H/D dan Hf/Df
Crank model obat nyamuk 50
Pedal tua “biasa” tapi memberikan kesan serasi
Type BB60
No. Seatlug 362-51
no barrel 239051
Dokumen produksi Fongers- Groningen
Berdasarkan dokumen diatas Fongers BB 60 ini diproduksi tahun 1936, serie 2 produksi yang ke 51. Tertera angka 10, artinya sepeda yang paling sempurna dari serie BB lainnya, lengkap dengan aksesorisnya. Sepeda itu diserahterimakan ke toko Avis Surabaya, pada 16 Agustus 1939.
Sisa-sisa guratan masa lalu….:
Terakhir ucapan terimakasih kepada sahabat-sahabat onthelis yang telah membantu saya dalam melewati proses perburuan dan penantijan
#fongers for a life#
Albert (Fongers) Kristanto Hitijahubessy

Fongers BB60 1928 (was-was membawa nikmat)

Posted in Uncategorized on 24 April 2012 by in's van ros

Seringkali penantian sebuah idaman menghadapi tantangan yang tidak mudah tetapi ada kalanya muncul kemudahan setelah sekian lama menghadapi ketegangan karena menunggu. Mungkin karena khawatir keduluan orang atau si pemilik takut berubah pikiran. Hal ini sungguh mungkin terjadi, seperti yang pernah dialami oleh sahabat FOC dari Purwokerto ini, Mas Djiran. Berikut penuturannya saat mendapatkan Fongers BB60 1928 yang paling dibanggakannya:

“Sepeda ini didapat dari seorang mantan pejabat di Kabupaten Banyumas. Memerlukan waktu dua bulan untuk membujuk sang mantan birokrat supaya melepas sepedanya, yang bikin gak tenang sepeda ini dipajang di samping joglo rumahnya yang hampir tiap hari kedatangan tamu yang memungkinkan banyak orang yang tahu keberadaan sepeda ini. Alhamdulillah berjodoh ke saya”. Gak apa-apa mas, anaknya gak dapat, sepeda yang didapat…….

“Kondisi sepeda seperti di gambar dengan velg depan Lepper 36, velg belakang kron frinz FG 40, kunci jam merk Schlieper dan hanya beberapa bagian saja yang saya ganti, seperti sadel lama diganti dengan Hygia FG orisinil dan pedal awalnya merk 200 diganti dengan pedal Fongers made in Tegal.

1

Type BB 6014 Framenumber 2868-5415

Mas Djiran…kulo ijin sedikit membahasnya…..

Sungguh suatu penampakan yang luar biasa, penampakan cat hampir lebih dari 90% utuh dengan guratan strip hijau khas fongers yang masih jelas dan tampilan transfer merk yang semakin menambah indah. Menurut saya, sepeda ini sudah sangat original terutama dari spesifikasi utama dari sebuah sepeda fongers tua yaitu Stir kemudi, unit rem, Gir tengah, fork depan dan supitan belakang adalah hal utama dari sebuah fongers idaman.

2 3

Stir kemudi merupakan ciri dari BB opsi rem botol, dimana pelatuk rem depan berada persis di tengah kepala stir dan pelatuk rem belakang sedikit di sisi kiri kepala stir. Segitiga pengungkit rem depan pastilah bukan model baut tapi menggunakan model kait yang merupakan spec mutlak untuk rem botol. Ciri utama lain yang kadang dilupakan adalah tidak ikut bergeraknya selubung tuas rem yang diapit dua dudukan kuku macan ketika tuas rem digerakan (hal ini berbeda dengan stir rem “U” yang selubungnya ikut bergerak).

4 5

Rem botol yang cantik bukan……..? (tapi…gulungan kabelnya disingkirkan neh….). Opsi rem botol selalu menggunakan model kait untuk menghubungkan tiap kawat tarikannya dengan tiap pengungkitnya.

6 7

Supitan/ fork belakang menggunakan model double pengatur roda yang umumnya sering kita temukan pada BB di atas 1925 (???). Dudukan as roda depan/ belakang menggunakan model “C” munduk (FOC red)

9 10

Untuk piringan/ gir tengah sudah sulit dibahas lagi. Sudah top  markotop…..!

12

13 13a

Katengkas menggunakan bahan metal dan menggunakan tutup dengan lubang seukuran sedikit lebih besar dari diameter AS tengah. Saat membukanya otomatis stang pengayuh harus dicopot terlebih dahulu. Tutup katengkas model ini pernah juga kami temukan pada BB 1927 dan beberapa di tahun 30 an. Katengkas ini pastinya original, terlihat baut pengaitnya pada body frame masih pada kedudukannya.

Berikut kami tampilkan beberapa aksesoris yang melengkapinya:

Pedal made in Tegal Garang16 Stopan yang lucu dan manis
17
Shifter SA tua18 Tiang slebor yang cantikDSC02725

Demikian sajian pada kesempatan kali ini. Kami, FOC team mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada mas Djiran-Purwokerto atas postingan fongers kebanggaanya. Semoga menjadi inspirasi bagi semua orang, untuk tidak slalu was-was dalam menunggu sebuah penantian. Ingat…..kalo sudah jadi rejekinya tidak akan kemana-mana.

Sidoarjo, 24 April 2012

FOC Team

BB60 1925 (from East Maduro)

Posted in Uncategorized on 2 Februari 2012 by in's van ros

 

Berikut penuturan sahabat FOC asal Jember….,

Salam Onthel,

Suatu waktu pada pertengahan 2010 saya mendapatkan info yang datangnya begitu tiba-tiba dari seorang teman yang mengetahui keberadaan sebuah sepeda bermerk Fongers. Menurutnya kondisi frame masih kokoh, rem original, gear obat nyamuk  dan balhoof original. Namanya juga sedang jatuh cita dengan Fongers, tanpa pikir panjang dan persiapan apa pun pagi-pagi sekali langsung meluncur ke lokasi.

Awalnya saya tidak menyangka temuan fongers tersebut adalah sebuah BB60. Namun sesampainya di rumah sang pemilik, saya sungguh terkesima melihat BB60 yang begitu gagah teronggok di pojokan ruang tamu. Tanpa basa-basi sepeda langsung saya seret ke luar untuk memastikan detail bagian-bagiannya. Pas banget……! sesuai info yang saya dapatkan, rem ori masih melekat, piringan ori keling dan balhoof masih rapat terpasang.

Selanjutnya pasti sudah bisa ditebak…… terjadilah proses negosiasi dan langsung deal hari itu juga. Sesampainya di rumah langsung operasi total melengkapi part-part yang belum lengkap dan kebetulan sudah tersedia di rumah.

Saat ini kondisi sebagai berikut :

1. Frame ori dengan nomor 251-68

2. Sadel ori dengan logo Fongers yang masih jelas terbaca

3. Rem gondel model U

4. Gear depan obat nyamuk keling gigi 50

5. Pedal England

6. Setir model klem th 1925, lampu dan dinamo VT

7. Stoplamp Fongers dari generasi yang lebih muda.

8. Velg depan FG 36 hole

9. Velg belakang FG Kron Prinz 40 hole

10. Hub belakang tua

11. Hub depan tua.

Berikut tampilan detailnya…..

1 2. Setir model klem th 1925 3. Dinamo VT 4. Rem original 5. Hub Depan 6. Hub Belakang 7.Obat Nyamuk 8. No Frame 9. Velg Blkg FG Kron Prinz 40 10. Sadel FG 11. Stoplamp Fongers

Tak bisa pindah ke lain Fongers semata-mata karena saya merasakan kenyamanan yang pas saat mengendarainya, bukan karena faktor lain (coba naik fongers ukuran 75 mau ngomong apa sampean……?). Kebetulan sepeda tua yang saya kenal pertama kali saat saya masih kecil adalah Fongers D55 milik ayah saya (wongeres lebay…….!).

Just share buat pecinta Fongers khususnya dan pecinta onthel tua pada umumnya. Semoga persahabatan tetap terjalin.

Bravo onthel Indonesia.

Salam,

Miko FONGERS

Fongers BB60 1922 (warisan ke-2)

Posted in Uncategorized on 21 Desember 2011 by in's van ros

 

Salam Fongers,

Sulitnya menemukan kembali fosil-fosil Fongers peninggalan nenek moyang akhirnya terbayar sudah dengan ditemukan kali kedua pada blog ini, yaitu Fongers BB60 1922 yang memiliki ciri dan keunikan tersendiri.

1

Dia lah Cak Gondrong yang dipercaya untuk mewarisi dan merawatnya. Tidak banyak cerita mengenai asal-muasal sepeda ini dan yang pasti ditemukan pada kondisi cat dan strip 85% utuh serta beberapa ke-khasan BB60 pada edisi 1922 ini kami sajikan sebagai berikut:

A. STIR KEMUDI

 2 

Stir kemudi type rem “U”/ congkok model tua (sayang segitiga pengungkit telah lenyap). Yang mencirikan Stir BB 1922 ini adalah dudukan berbentuk 4 kotak permanent pada batang stir (bukan kuku macan) yang dilekatkan pada silinder poros tuas rem dengan sistem baut pada bagian belakang.

3

Selain itu tuas rem dicirikan dengan makin mengecilnya diameter batang tuas rem mulai dari kotak silinder bagian sisi paling luar sampai batas tempat pegangan tangan (lihat gambar) dan ini berbeda dengan tuas rem BB 1926 arek Probolingngo yang memiliki diameter sama pada batang tuasnya.

B. KAKI-KAKI

Supitan garfu depan menjadi ciri khas yang paling konsisten untuk type BB/BD yaitu berupa “C” mangap nunduk yang tidak ditemukan pada type Fongers lain.

4 

Type supitan belakang yang menjadi model khas CCG juga digunakan pada BB60 1922 rem “U” . Kenyataanya sangat berbeda dengan BB 1926 rem “U” yang menggunakan supitan belakang model “C” dengan bautan sebagai pengatur maju mundur roda. Kesimpulan penulis meyakinkan bahwa supitan belakang model CCG pada BB lebih banyak ditemukan pada type rem “U”  pada keluaran tahun 1922 (berdasar survey lapangan) . Untuk itu diperlukan lebih banyak lagi telaah dari para pakar Fongers kita.

6

C. UNIT REM

Rem depan untuk BB tahun 1922 so’ pasti lekukan “U” –nya lebih pendek. Hal ini mungkin sebagai upaya menjaga tampilan karena menggunakan spakbor depan model putus. Sayang pada fosil Fongers ini pipa tarikan bagian atas telah hilang.

7

Rem belakang terlihat ramping dan masih lengkap apa adanya.

8

D. SPAKBOR

Berdasarkan informasi para ahli Fongers, tahun 1922 adalah batas  tahun transisi beralihnya model spakbor depan buntung/ putus ke spakbor utuh (khususnya Fongers). Pada Fongers BB60 ini ditampilkan spakbor depan putus dan masih sangat sempurna.

 9

E. GIR  TENGAH

Gir tengah masih terlihat kokoh dan utuh, tetapi pen stang sepertinya sudah diganti.

10

Satu lagi yang mungkin bisa menjadi bahan pengetahuan atau pun bahan diskusi untuk para sahabat FOC, yaitu pada penutup bracket. Sama halnya  dengan posting-an BB 1922 sebelumnya ternyata penutup bracket sama pada BB ini yaitu penutup as tengah TIDAK di-drat pada as tengah/ TIDAK dijepit oleh kones dan mur kontrak seperti tipe-tipe BB yang lain (lihat BB 1930 dan 1926) tetapi masuk pada ulir mangkokan, yang memang panjang mangkokan lebih panjang dan berulir sebagai tempat ulir penutup bracket.

12

F. FONGERS 1922

11

Demikian sajian kali ini, semoga bisa menambah wawasan dan pengetahuan sahabat Fongers di seluruh Indonesia.

 

Sidoarjo, 19 Desember 2011

FOC team

Fongers H60 1935 (Beyond the fortune)

Posted in Uncategorized on 17 Juni 2011 by in's van ros

Satu lagi koleksi sahabat FOC Bp. Rudi Apriyono (Juanda-Sidoarjo) yang berkesempatan berbagi cerita mengenai salah satu koleksinya. Fongers H60 yang dimiliki sahabat FOC ini yang menurut beberapa pihak cukup langka dan very-very rare……… (kecuali aksesoris karena sangat optional dan sulit dibuktikan).

1. Tampak utuh 

Semula sepeda ini dimiliki oleh Alm. Bp. Sumardi (Ko Fiet Ka – Sidoarjo) yang ia diperoleh dari seseorang asal Surabaya, tepatnya tahun 2005. Konon cerita, pada saat ditawarkan pertama kali tidak ada rasa ketertarikan terhadap sepeda ini. Apalagi pada saat itu beliau sedang tergila-gila dengan Gazele-Gazele tua, tidak ada yang lebih beliau cintai selain Gazele. Namun demikian sepeda tersebut tetap beliau beli dengan hanya satu alasan tidak ingin mengecewakan pada orang yang menawarkan.

1a. tampak depan

Ternyata kepemilikan sepeda itu tidak berjalan mulus. Maksud hati berniat baik dan tulus ternyata banyak hal yang membuat Alm. Bp. Sumardi risis semenjak meminangnya (maaf, off the record). Akhirnya sepeda tersebut dilepas dengan ringan tanpa beban ke sahabat FOC, Bp. Rudi di tahun yang sama, 2005.

BUKTI FONGERS TAAT PAJAK

10. Peneng sebagai bukti pajak 10a. peneng

Uniknya lagi, pemilik baru ini pun membeli dengan tanpa harapan apapun dari sepeda ini, maklum pada tahun tersebut fongers bukan pilihan favorit onthelist, entah ada di nomor urut ke berapa fongers pada saat itu.

Frame number 3543-46

8. Frame number 3543-46

Type H60

8a. type H60

Saat ini Bp. Rudi sangat-sangat bersyukur atas anugrah ini. Apalagi jika mengingat cerita untuk mendapatkannya: disepelekan…, ndak usum…, sepeda murah…dll.

“REJEKI DAN KEBERUNTUNGAN MEMANG SERING TAK TERTUGA, TETAPI USAHA, BERDOA DAN BERSYUKUR TETAP MENJADI SUATU KEHARUSAN”

Berikut kami tampilkan spesifikasi lengkapnya:

STIR FONGERS REM KARET

2. Stir model rem karet

KONTRUKSI REM DEPAN DAN BELAKANG

3. Rem depan 4. rem belakang

KAKI-KAKI KHAS FONGERS TYPE H

Fork depan

4a. garfu depan

Supitan depan

5. Supitan garfu depan

Supitan Belakang

6. supitan garfu belakang

Velg Kroonprize 36-40

9. velg kroonprize 36-40

As tengah

7. As tengah

SADEL DAN SETOPAN FONGERS

11. stopan FG bawaan 12. sadel fg 12a. sadel fg

Demikian sajian kami pada kesempatan kali ini, semoga bermanfaat bagi onthelist brotherhood.

JAYA ONTHELIST INDONESIA…….!

Sidoarjo, 17 Juni 2011

in’s van ros & FOC team

Fongers CCG 60 “Rem Botol tidak biasa”

Posted in Uncategorized on 13 April 2011 by in's van ros

 

Satu lagi penuturan dari Kang Santo-Cepot tentang CCG 60-nya yang unik:

CIMG0115

Sepeda ini saya dapatkan dari seorang kawan, yang konon katanya ia dapatkan dari Jawa Tengah bagian selatan. Tetapi tidak begitu lama dimiliki,  ia menawarkannya kepadaku.

CIMG0131 CIMG0132 CIMG0133

Si Kawan: “Kang saya punya fongers tua type CCG60, kalau mau merawat dan memeliharanya monggo…..”, kata si kawan membuka pembicaraan (mungkin si kawan percaya kalau saya dianggap mampu merawat dan memeliharanya hehehe……..)
Saya: “Wuihh….Maantap! segera kulihat kawan….!!!” jawabku bersemangat, sambil bergegas pergi menuju rumah kawanku itu.

CIMG0127 CIMG0128  CIMG0143

Sesampainya di rumahnya, tanpa basa dan basi, langsung kucari buruanku, dan benar saja di salah satu sudut ruang tengah rumahnya pandangan mataku langsung tertuju pada sesosok sepeda tua berpostur gagah meskipun dengan penampilan apa adanya…….

CIMG0140 CIMG0141

“Alhamdulillah…..” tanpa sadar ucapan syukur itu keluar dari bibirku. Ketika mataku menyapu bagian per bagian dari sepeda ini terutama ketika mendapati konstruksi “rem botol”-nya yang masih utuh, lengkap, dan  menempel pada posisinya masing-masing, serta masih berfungsi dengan sangat normal. Sungguh menurutku satu hal yang patut disyukuri. Harap maklum karena selama ini telah lebih tiga sepeda fongers BB rem botol yang saya miliki dengan konstruksi rem yang sudah tidak ada lagi. Bahkan pernah juga saya mendapatkan hanya berupa rangka/framenya saja, tanpa steer dan fork depan, apalagi konstruksi remnya. Singkatnya fongers CCG60 ini saya dapatkan dalam kondisi utuh dengan konstruksi dan rangkaian rem yang masih komplit serta berfungsi dengan baik. Walaupun demikian menurutku sepeda ini masih banyak sekali kekurangannya.

CIMG0116 CIMG0119       

CIMG0120
Namun demikian saat itu  pula ada perasaan yang mengganjal serta menimbulkan pertanyaan besar di hati, manakala melihat “rangkaian rem dan mekanis pengait rem botolnya”. Karena tidak seperti Fongers BB/CCG rem botol pada umumnya yang pernah kulihat sebelumnya. Fongers CCG60 ini komponen / rangkaian remnya tidak menggunakan material dari “kawat solid” melainkan semacam “kabel sling” (mirip seperti yang digunakan pada sepeda model sports atau yang lazim disebut jengki). Begitu juga dengan mekanis pengait rem botolnya. Biasanya Fongers BB/CCG rem botol menggunakan mekanis pengait rem botol  “menyerupai bentuk tapal kuda”. Namun  pada sepeda ini mekanis pengait rem botolnya lebih “menyerupai mekanis rem U atau congkok”,  namun demikian terdapat alur atau rongga yang berfungsi sebagai rumah atau rel tempat kabel sling yang bekerja menarik rem botol saat difungsikan. Namun demikian dari segi bentuk dan ukuran rem botolnya sama persis dan tidak ada bedanya sama sekali.

CIMG0121

CIMG0123

CIMG0125

“Kok bisa ya ada Fongers CCG60 rem botol, tetapi dengan rangkaian rem seperti sepeda jengki….? Apakah rangkaian konstruksi rem sepeda ini asli dari sononya…..? atau jangan-jangan hasil rekayasa dari tangan-tangan kreatif sesudahnya? Pertanyaan-pertanyaan seperti itulah yang menyeruak dalam hatiku …….. “Aalahh……. bodo amat……! bukankah yang penting gimana caranya sepeda ini segera berpindah tangan? Demikianlah dialog dalam hatiku kala itu, karenanya tanpa memerlukan waktu yang panjang serta tanpa proses yang berbelit-belit negosiasi dilakukan dan…………SEPAKAT….!!!
Akhirnya pada hari itu juga Fongers CCG60 ini aku bawa pulang meskipun dengan beberapa pertanyaan yang menyertainya……………

 CIMG0139
Oleh karenanya dengan melalui blog ini saya ingin berbagi sekaligus berharap kebaikan hati para pakar agar dapat memberikan saran dan masukannya agar sepeda ini dapat tampil lebih prima serta sesuai dengan pakemnya.

CIMG0135
Akhirnya ucapan terimakasih saya sampaikan kepada Mas Iin beserta team FOC, semoga Fongers Owner Club tetap jaya

Salam…!

Santo bin Cepot…!

Fongers BB 60 1926: “Perwujudan dari sebuah Keyakinan”

Posted in Uncategorized on 31 Maret 2011 by in's van ros

 

Berikut penuturan om Mahmud Kosela (Probolinggo) tentang fongers kesayangannya:

CIMG0051

Semula saya tahu sepeda ini dari seorang teman yang cerita bahwa ada sebuah sepeda yang sudah digantung lebih dari 25 tahun sejak mpu-nya meninggal. Ternyata sepeda tersebut milik seorang kyai dari Probolinggo yang telah wafat. Setiap ada orang yang mau melihat, bu nyai (istri pa kyai) selalu bilang bahwa sepeda tersebut tidak dijual.

Sejak mendengar keberadaan sepeda tersebut, saya menabung untuk bisa mendapatkannya karena saya sangat yakin bahwa kalau sudah rejeki pasti sepeda itu jadi milik saya. Setelah tabungan dianggap sudah cukup, saya minta teman untuk mengantar walau dia tidak mau karena sudah tahu sepeda tersebut pasti tidak dijual. Tetapi karena saya paksa akhirnya dia mau juga mengantar. Setelah sampai di rumah bu nyai sepeda dikeluarkan, saya langsung terkesima dan jatuh cinta karena di depan mata ada BB60 dengan handsvat stang masih ori dari bahan kayu yang masih ada stempel FG. Dan lebih kaget lagi ternyata sepedanya mau dijual……! dengan harga murah…..! dan lebih gila lagi bisa saya nego 50%…..! dari harga penawaran…….. Jadi kalo sudah rejeki pasti tidak lari kemana-mana……terbukti sudah petuah para sesepuh kita….

Inilah beberapa penampakan detailnya……..

CIMG0054

Stir kemudi khas BB yang super ORI

CIMG0055

Dudukan tuas rem model kotak

CIMG0056

Segitiga pengungkit model baut khas rem “U

CIMG0075

Handsvat dari bahan kayu dengan logo FG

CIMG0077

Nah ini dia…..tuas rem yang tidak mengecil katanya bukan stir BB, tapi yang ini ukurannya sama dari ujung ke ujung. Apa masih punya pendapat tuas rem BB pasti  mengecil…….? ho ho ho…….gak lulus lagi para ahli fongers kita…….

CIMG0052  Rem depan model “U”

CIMG0073    Rem model “U” pasti berpasangan dengan penghubung model baut pada pengungkitnya (model kait pasti botol)

CIMG0084

Rem belakang

CIMG0072 Obat nyamuk keling……..!

 

CIMG0060 Stang pengayuh “fongers groningen”

 

CIMG0061 Supitan Garpu depan

 CIMG0058 Supitan belakang

CIMG0062

 Type BB 60

 CIMG0080

Frame number 26?9-40

 

CIMG0079

Braket number 131340

CIMG0067Kunci apa ini……?

Demikian yang bisa kami sajikan, semoga menjadi penambah wawasan  dan pengetahuan bagi para wongeres….

Sukses onthel Indonesia…….!

Sidoarjo, 18 Maret 2011

in’s van ros & FOC team

 

 

 

 

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.